MALANG – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi sejak usia dini, Kelompok 21 Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Tahun 2026 melaksanakan Program Pojok Baca pada Jumat (31/7/2026) di Balai RW 07 Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadirkan ruang belajar alternatif yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak selama pelaksanaan MMD Universitas Brawijaya di Kelurahan Candirenggo.

Program Pojok Baca merupakan wujud dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Program ini dirancang untuk meningkatkan minat baca anak-anak melalui penyediaan ruang baca yang nyaman, mudah diakses, serta dilengkapi dengan berbagai koleksi buku yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan menambah wawasan. Sebelum melaksanakan kegiatan, mahasiswa berkoordinasi kepada ketua RW 07 untuk mempersiapkan lokasi serta sarana pendukung sehingga pojok baca dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan peresmian pojok baca yang dilanjutkan dengan serah terima fasilitas kepada pihak RW 07 sebagai bentuk keberlanjutan program. Peresmian tersebut dihadiri oleh kelompok 21 MMD Universitas Brawijaya bersama anak-anak di lingkungan RW 07 yang turut menyambut antusias hadirnya fasilitas literasi tersebut. Setelah peresmian mahasiswa mendampingi anak-anak untuk membaca berbagai koleksi buku yang telah disediakan di pojok baca. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan minat baca, mahasiswa juga mengadakan kegiatan literasi interaktif berupa tantangan bagi anak-anak untuk menceritakan kembali atau membacakan isi buku yang telah mereka baca. Anak-anak yang berhasil menyampaikan kembali isi bacaan dengan baik diberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas keberanian, partisipasi, dan semangat mereka dalam berliterasi. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias sehingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong anak-anak untuk lebih gemar membaca.

Bendahara kelompok 21 MMD Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa pojok baca tidak hanya menjadi tempat untuk membaca buku, tetapi juga diharapkan menjadi ruang yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta semangat belajar anak-anak. Dengan tersedianya fasilitas ini, anak-anak diharapkan memiliki akses yang lebih mudah terhadap bahan bacaan yang bermanfaat sehingga budaya literasi dapat terus berkembang di lingkungan masyarakat. Dengan adanya program pojok baca ini kelompok 21 MMD Universitas Brawijaya berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kelurahan Candirenggo khususnya di RW 07. Kehadiran pojok baca diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda yang gemar membaca, berpengetahuan luas, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.