Pasopati.co.id | SURABAYA – Aktivitas bongkar muat petikemas di sejumlah terminal terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, tiga terminal petikemas mencatat capaian throughput yang menjadi rekor tertinggi, mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan arus perdagangan melalui kawasan pelabuhan.
Salah satu terminal yang turut mencatat pertumbuhan tersebut adalah PT Terminal Teluk Lamong (TTL).
Peningkatan kinerja ini menjadi indikator positif di tengah dinamika industri kepelabuhanan dan logistik yang terus berkembang.
Pertumbuhan throughput tidak hanya menggambarkan peningkatan jumlah arus petikemas, tetapi juga menunjukkan semakin tingginya kebutuhan terhadap layanan terminal yang efisien, cepat, dan mampu mengikuti perkembangan aktivitas perdagangan.
Terminal Teluk Lamong sendiri terus memperkuat pelayanan dan kapasitas operasional untuk mendukung kelancaran distribusi barang.
Berbagai langkah pengembangan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada pengguna jasa.
Capaian hingga Juli 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi pengelola terminal untuk mempertahankan tren pertumbuhan.
Peningkatan arus petikemas juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kelancaran rantai pasok serta memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu kawasan penting dalam aktivitas logistik nasional.
Dengan perkembangan tersebut, kinerja terminal petikemas di Jawa Timur menunjukkan prospek yang semakin positif.
Efisiensi operasional, peningkatan kapasitas, serta kualitas pelayanan menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan throughput di tengah persaingan industri kepelabuhanan yang semakin dinamis.
Ke depan, Terminal Teluk Lamong diharapkan mampu terus mempertahankan kinerja positif sekaligus menghadirkan berbagai inovasi layanan guna menjawab kebutuhan industri dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor logistik dan kepelabuhanan.
(Surya)