April 17, 2026

Pasopati.co.id | Polres Sampang, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) setempat, bersiap menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025. Operasi yang akan berlangsung selama dua pekan kedepan, dimulai pada Hari senen tanggal 10 hingga minggu 23 Februari 2025. Tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

 

 

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, melalui Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2025 akan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis.

 

“Kami ingin menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan, tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan,” ujar Sigit kepada awak media sabtu (8/2/25).

 

 

Operasi ini akan menyasar 10 Pelanggaran  prioritas, di antaranya:

 

Berboncengan Lebih Dari Satu Orang

Menggunakan HP / Melakukan kegiatan lain saat berkendara

Pengemudi Ranmor Dalam Pengaruh Alkohol

Tidak Menggunakan Helm SNI

Melebihi Batas Kecepatan

Tidak Menggunakan Safety bBelt / Sabuk Pengaman

Melawan Arus

Menggunakan Knalpot Tidak Sesuai Spektek / Brong

Pengemudi di Bawah Unur

BALI / Balap Liar

AKP Sigit menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar tindakan represif, melainkan upaya untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

 

“Kami berharap masyarakat tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga memiliki kesadaran penuh akan keselamatan berkendara. Ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

 

Polres Sampang berkomitmen menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Masyarakat diimbau untuk bekerja sama dan mendukung operasi ini guna mewujudkan keselamatan bersama di jalan raya.

 

 

Operasi Keselamatan Semeru 2025 diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah Sampang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya berkendara yang baik dan benar.

 

 

(Red-Herman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *