Juni 3, 2026

Pasopati.co.id | Surabaya – Pasutri Tanto Dan Nur Hidayati Memesan mobil wuling blindvan melalui sales insial RR. Rabu, (21/1/2025).

 

 

Pasutri Tanto dan Nur Hidayati Merasa kecewa yang diharapkan tidak sesuai pesanan yang datang mobil formo masseger type S (mobil penumpang) Ruko surya inti permata juanda blok A no. 36 Sidoarjo. Februari, (25/2/2025)

 

 

Bahkan Pasutri Tanto dan Nur Hidayati mendatangi dealer wuling bersama saudara beserta awak media yang berada dijalan raya wiyung no.102 Surabaya (1/3/2025).

 

Dihadapan awak media pasutri Tanto dan Nur Hidayati mengatakan, dimana dari awal itu permintaan kita mobil blindvan, tapi yang didatangkan bukan blindvan itu berjalan 1bulan untuk mendatangkan mobil tersebut.

Lebih lanjut Tanto yang jadi permasalahan mobil blindvan tidak didatangkan mobil model formo itu banyak type-type yang kita tidak tau.

“Setelah malam itu diterima yang datang bulan mobil blindvan, malahan mobil formo masseger type S. Dan sampai sekarang kita tidak mau menerima”, Ujarnya. Tanto

 

Dalam kesempatan ini, salah satu pihak karyawan showroom Wuling mengatakan, pertama pak kalau menurut akan saya bantu. Trus blindvan sama formo memang beda cuma secara modis itu sama blindvan itu formo yang bak luar dicat putih, mesin sama panjang lebar tinggi sama.

Dan memang kalau mobil blindvan harus di kir setiap tahunnya.Trus  selama ini blindvan belum ada promo karena masih masuk awal tahun. Ujar salah satu karyawan showroom Wuling.

Pada dasarnya mobil sudah serah terima ini, sudah tanda tangan kontrak, sudah jadi PO. Dan akan menyangkut tiga pihak dealer, lissing Niaga karena sebenarnya itu kontrak lissing itu sewa-menyewa kalau sudah lunas akan menjadi milik costumer.

Itupun lissing Niaga akan melakukan survey, diverifikasi dan melalui fertel (melalui telp) ada bukti rekamnya. Dan seharusnya ada hitam diatas putih, dari saya menyurati pihak lissing Niaga dan menunggu jawaban.

“Sementara itu, nantinya dari pihak lissing Niaga bisa akan di hitung ulang ini, blindvan DP nya berapa angsuran berapa”, imbuhnya salah satu karyawan showroom Wuling.

 

“Harapan kami dengan adanya mediasi ini, mencari dan mendapatkan solusi terhadap pihak showroom Wuling”, kata pasutri Tanto dan Nur Hidayati. Bersambung.

 

(Red-Tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *