Juli 28, 2026
IMG_20260529_172123

Pasopati.co.id | Gresik – Suasana haru, syukur, dan penuh keberkahan menyelimuti keluarga besar Bapak Sahar Sulur setelah putri keduanya, Farah Naila Rahmatika, berhasil menuntaskan Tasmi’ Al-Qur’an 30 juz di hadapan ustadzah penguji secara langsung di Pondok Pesantren An-Nur Assalafi, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Kegiatan tasmi’ yang berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB malam tersebut menjadi momentum istimewa menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Dengan penuh ketekunan dan kesabaran, Farah mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz dengan baik di bawah bimbingan dan pengasuhan Ustadzah Humaidah.

Keberhasilan ini menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT sekaligus bukti kesungguhan Farah dalam menjaga Kalamullah. Tasmi’ Al-Qur’an bukanlah proses yang mudah karena seluruh hafalan diuji secara langsung dengan ketelitian tinggi, membutuhkan konsistensi, kekuatan hafalan, serta mental yang kuat.

“SubhanAllah, Walhamdulillah, Wasyukurillah, Barakallah. Ini merupakan nikmat besar yang patut disyukuri sebagai bentuk tahadduts binni’mah, menyampaikan karunia Allah SWT dengan niat rasa syukur, bukan untuk riya’,” ungkap keluarga.

Prestasi Farah juga menjadi kebanggaan tersendiri karena dirinya dikenal sebagai sosok yang tekun menuntut ilmu agama sekaligus aktif mempersiapkan masa depan pendidikan akademik. Saat ini, Farah tengah bersiap mengikuti tes PPMB jalur Beasiswa Mandiri menuju perguruan tinggi negeri, di antaranya Universitas Negeri Malang (UM) maupun Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Keluarga besar pun memohon doa restu dari seluruh kerabat, sahabat, dan masyarakat agar Farah diberikan kemudahan, kelancaran, serta hasil terbaik dalam melanjutkan pendidikan tinggi dengan penuh keberkahan.

Farah Naila Rahmatika diketahui merupakan alumni Madrasah Ibtidaiyah Yayasan Pendidikan Nurul Islam Pongangan Manyar Gresik, kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci Manyar Gresik yang diasuh KH Masbukhin, hingga menyelesaikan Madrasah Tsanawiyah pada 2022 dan Madrasah Aliyah pada 2025.

Prestasi tersebut menjadi inspirasi bahwa keberhasilan dunia dan akhirat dapat berjalan beriringan ketika ilmu pengetahuan disandingkan dengan Al-Qur’an. Semangat generasi Qur’ani yang cerdas, rendah hati, dan berakhlak mulia diharapkan terus tumbuh serta membawa cahaya kebaikan bagi masyarakat.

“Semoga setiap huruf Al-Qur’an yang dijaga menjadi cahaya kehidupan, penolong di dunia dan akhirat, serta pembuka jalan kesuksesan yang diridhai Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.”

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *