Oktober 28, 2026
IMG-20261010-WA0014

Pasopati.co.id |  SURABAYA –  Ada yang baru di Terminal Teluk Lamong. Jika biasanya terminal identik dengan petikemas dan truk kontainer, kini ada layanan barbershop bernama *“Lamong Cukur”*.

Ini adalah inovasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Terminal Teluk Lamong (TTL) yang resmi diluncurkan Rabu (8/10). Program ini unik karena menyatukan dua manfaat sekaligus: pemberdayaan warga sekitar dan peningkatan layanan bagi pengguna jasa.

Sasarannya adalah masyarakat Ring 1, warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional TTL. Mereka tidak hanya dilatih, tapi benar-benar disiapkan untuk bekerja.

Prosesnya serius. Dimulai dengan pelatihan intensif barbershop pada 10-12 Agustus 2026, mulai dari teknik dasar mencukur hingga standar pelayanan pelanggan. Dilanjutkan dengan magang sebulan penuh di barbershop profesional selama September 2026.

Hasilnya tidak main-main. Peserta magang dari warga Ring 1 kini sudah terserap dan bekerja sebagai barber profesional di Lamong Cukur. Dari tidak bisa, menjadi punya keterampilan dan penghasilan.

“Yang paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diberikan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya, bekerja, maupun berwirausaha secara mandiri. Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar mampu menciptakan peluang ekonomi,” ujar Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait.

Sementara bagi ekosistem terminal, Lamong Cukur memberi nilai tambah. Para sopir truk dan pengguna jasa yang sedang menunggu proses pelayanan atau beristirahat, bisa memanfaatkan waktu tunggu dengan lebih produktif, yaitu potong rambut.

Inisiatif ini juga dinilai sejalan dengan semangat Danantara dalam mendorong lapangan kerja berkualitas melalui peningkatan kompetensi masyarakat.

Camat Asemrowo, Zul Chaidir, mengapresiasi langkah TTL. Menurutnya, TTL konsisten memberikan kontribusi nyata, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga peningkatan keterampilan warga.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Terminal Teluk Lamong yang selama ini telah memberikan berbagai kontribusi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat ini dapat terus berkelanjutan,” ujar Zul Chaidir.

Ke depan, jika animo tinggi dan kebutuhan ada, TTL membuka peluang mengembangkan Lamong Cukur ke titik-titik lain agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak warga.

 

Surya

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *